2. Setelah Makan Siang atau Makan Malam, Hindari Minum TehSebotol teh dingin atau segelas es teh memang terasa nikmat setelah menyantap makan siang atau makan malam. Ini yang kebanyakan dilakukan oleh kita. Ternyata, langsung minum teh setelah baru saja selesai makan kurang baik untuk kesehatan. Teh akan menghambat penyerapan zat besi. Jika ini berlangsung terus menerus maka bisa menyebabkan anemia. Teh juga dapat mengencerkan getah lambung.
Coba perhatikan, mengapa di barat dan juga beberapa orang di sini, ada yang namanya tea time yang berlangsung saat sore hari dengan makanan kecil? Itulah saat minum teh yang tepat.
3. Jangan Minum Teh Berbarengan dengan Minum Obat Tahukan Anda bahwa teh memiliki senyawa tanin? Nah, tanin dalam teh dapat mengikat berbagai senyawa aktif obat dan obat menjadi sulit untuk diserap. Akibatnya khasiat obat menjadi berkurang.
Sebaiknya hindari minum obat dengan segelas teh. Minumlah obat dengan air putih. yang bersifat netral dan tidak memberikan efek bila bereaksi dengan obat.
4. Kurangi Asupan Teh Saat Sahur Teh bersifat diurektika, membuat orang lebih sering buang air kecil. Melansir Arab News, pakar kesehatan asal Swiss, Dr U Barsilus, mengatakan bahwa sering buang air kecil membuat garam dan mineral yang dibutuhkan tubuh saat puasa ikut terbuang, "Padahal selama puasa tak ada cairan yang masuk," ujarnya.
Kandungan kafein pada teh juga membuat orang mudah dehidrasi dan ini yang harus diperhatikan saat puasa. * (Erin)
Komentar